Harga itu tidak termasuk aset berupa pusat pelatihan dan juga merek Calcio Como. Setelah proses akuisisi, klub akan disebut dengan nama FC Como.
"Pemilik baru dan timnya berharap bisa mengembangkan tim pertama dan tim junior dan menjadi bagian terintegrasi di kota ini," kata klub dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di akun media sosial Twitter, Puni Essien menyebut dirinya sebagai "pengusaha perempuan, konsultan, filantropis, dan ibu tiga orang anak."
Michael Essien (34), pada musim lalu bermain untuk klub Yunani Panathianikos dan pada Senin resmi dikontrak klub Indonesia Persib Bandung selama satu tahun.
Como sendiri pernah beberapa kali berkompetisi di Serie A. Periode terlama mereka di level tertinggi adalah pada 1984 hingga 1989. Terakhir kalinya mereka promosi ke Serie-A adalah pada 2002/2003 dan kemudian langsung terdegradasi di musim berikutnya.
Mereka kemudian didegradasi ke strata kelima pada 2005 setelah dinyatakan bangkrut, tapi satu tahun kemudian mendapatkan pemilik baru.