PSSI sendiri sudah menetapkan regulasi untuk Liga 1 bahwa setiap klub wajib mengontrak lima pemain U-23 dan wajib memainkan tiga di antaranya menjadi pemain inti. Peraturan ini pernah diterapkan di turnamen pramusim, Indonesian Soccer Championship.
Bomber Persib Bandung itu menyebut regulasi PSSI sebagai inisiatif bagus untuk perkembangan pemain muda, tapi tidak sepakat sepenuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak orang di sepak bola Indonesia, bos dari klub-klub, mau hasil langsung. Itu yang lebih dipentingkan ketimbang pemain yang bisa berkembang atau bisa dijual. Visi untuk berapa tahun (tidak ada), mereka mau juara sekarang."
Lihat juga:Mengenang Debut Luis Milla Sebagai Pelatih |
Di klub Persib Bandung, regulasi tiga pemain muda itu memunculkan nama-nama seperti Febri Hariyadi dan Gian Zola yang kini dipanggil timnas Indonesia. Sementara itu, Henhen Herdiana mulai bisa menggantikan Supardi sebagai bek kiri utama.
Van Dijk mengingatkan, ada risiko yang harus diingat ketika menurunkan pemain muda, bahwa mereka masih belum bisa tampil konsisten. Karena itu, menurut van Dijk, dibutuhkan kesabaran untuk menangani mereka.
"Saya setuju harus kasih pemain muda kesempatan untuk main, karena mereka bisa main lebih bagus kalau dapat pengalaman. Itu yang susah di Indonesia, kalau hanya pikir hasil, susah untuk masuk."
"Pemain muda pasti bisa bikin bagus, tapi pasti bikin salah juga. Dan itu susah. Langsung tiga pemain itu terlalu banyak, berlebihan. Harusnya satu atau dua pemain dulu, dan lalu bertambah."