Tampil di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (21/3), skuat Garuda Muda justru takluk di tangan Myanmar. Sempat unggul lebih dulu melalui sundulan M Nur Hardianto, namun Indonesia akhirnya menyerah 1-3 di akhir laga.
Ini menjadi kekalahan perdana Timnas Indonesia di bawah asuhan Luis Milla. Kendati demikian, Menpora memaklumi hasil buruk lawan Myanmar lantar persiapan tim belum maksimal.
“Sudah bagus (penampilan Timnas Indonesia) sebagai buah persiapan yang begitu pendek,” kata Imam lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ke depan harus dievaluasi baik-baik agar tim ini menemukan pola permainan. Selain itu, Timnas U-22 harus terus lakukan uji coba dengan klub-klub lokal maupun timnas negara lain,” ujar Menpora.
Setelah digembleng di Spanyol, Evan Dimas dkk akan berlaga di Islamic Solidarity Games(ISG) mulai 12-22 Mei di Baku, Azerbaijan.
Lihat juga:Luis Milla: Timnas Myanmar Layak Menang! |
Selesai mengikuti gelaran ISG 2017, timnas tak lantas langsung pulang ke Indonesia. Mereka akan singgah beberapa hari untuk kembali melakoni beberapa laga uji coba dengan negara-negara Eropa.
Timnas diperkirakan akan kembali ke Indonesia pada Juni 2017 dan kemungkinan melakoni laga uji coba menghadapi Timnas Argentina pada 13 Juni mendatang.
Setelah melawan Argentina, tim asuhan Milla akan libur lebaran sebelum kembali memulai pemusatan latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang. Itu bakal jadi pemusatan latihan terakhir sebelum mentas di SEA Games 2017 Malaysia.