"Pemkot mendukung Persib dalam segala situasi. Dari logo saja terlihat ada hubungan yang erat antara Persib dan Pemkot. Logo Persib kan kalau dihilangin nama Persib dan 1933 nya, itu jadi logo Pemkot Bandung. Yang masalahnya kan tidak boleh dari dana APBD, tapi boleh kan yang non-APBD kami bantu. Contohnya fasilitas di Sidolig mau disempurnakan, itu tentu kami dukung karena sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan pemain," ucapnya di Balaikota Bandung, JL Wastukencana, Selasa (21/3).
Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, saat ini Pemerintah Kota juga tengah merencanakan lelang pengelolaan bagi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang merupakan markas Persib. Lelang untuk menyaring calon pengelola yang mampu menghidupakan stadion tersebut sebagai ruang publik juga.
Emil menginginkan GBLA tetap ramai walau tidak ada pertandingan dan memiliki fungsi yang sama dengan sebagian besar stadion-stadion klub elite dunia. Di Eropa, stadion memang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata masyarakat karena memiliki museum tim, serta digunakan untuk konser dan acara kelas dunia lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait rencana perombakan Stadion Persib, Pelatih Maung Bandung, Djadjang Nurdjaman merespons positif. Ia berharap, proses renovasi bisa segera dilakukan dalam waktu dekat karena merupakan kebutuhan tim.
Lihat juga:Pelatih Timnas Myanmar Puji Febri Persib |
Sementara Manajer Persib, Umuh Muchtar menyatakan, kemungkinan pada April nanti proses renovasi bisa segera dilakukan. Lampu hijau dari Pemerintah Kota sudah ada sehingga kini Persib tinggal mempersiapkan prosesnya.
"Kami tentu tidak akan membebani pemerintah. Biar renovasi ini menjadi tanggungan kami. Nanti, akan ada tempat fitness di lantai atas. Renovasi juga akan kami lakukan di aspek lapangan, supaya nanti Persib bisa berlatih di sana saja," kata Umuh menegaskan.