"(Soal marquee player) masih mau dibahas. Kami akan cari yang sesuai kebutuhan tim di kompetisi, tidak hanya nama besar," ungkap Aji kepada CNNIndonesia.com lewat telepon, Rabu (22/3).
Lihat juga:GoJek Resmi Jadi Titel Sponsor Liga 1 2017 |
Adapun tentang posisi pemain tersebut, kata Aji, pihaknya mencari yang memiliki pos sebagai bek tengah atau gelandang bertahan.
"Karakternya harus sesuai dengan karakter yang saya inginkan. Pemain itu harus tinggi, mainnya lugas, mainnya keras tapi masih dalam batas sportif," sebutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Arema FC Aji Santoso. (CNN Indonesia/Dika DAnia Kardi) |
Sementara itu, dihubungi secara terpisah, manajer Umum Arema FC Ruddy Widodo mengaku pihaknya kebanjiran tawaran marquee player untuk timnya.
Ia mengatakan setidaknya ada enam nama pemain yang ditawarkan agen dari luar negeri kepada pihaknya. Sedangkan dari agen lokal, ada sekitar empat sampai lima pemain yang ditawarkan.
Dari semua tawaran yang datang, kata Ruddy, ada beberapa nama yang dinilai cocok. Namun, Ruddy enggan menyebut nama-nama pemain tersebut.
Ruddy menyatakan Arema tak mau terburu-buru dalam menentukan marquee player. Untuk hal tersebut, ungkap Ruddy, juga bakal menunggu keputusan regulasi final untuk Liga 1 2017.
Lihat juga:Regulasi Liga 1 Ditetapkan Akhir Maret |
PSSI sendiri baru akan memfinalisasi regulasi Liga 1 dengan memanggil pemilik klub pada 30 Maret mendatang.
"Kami tunggu regulasi. Kalau regulasinya berubah jadi tiga plus satu, kami tidak akan beli marquee player. Kalau regulasinya tidak berubah, kemungkinan kami akan gunakan marquee player," jelasnya.
Pelatih Arema FC Aji Santoso. (CNN Indonesia/Dika DAnia Kardi)