Karier Kevin sedang meroket menyusul keberhasilan menjadi juara ganda putra All England 2017 bersama pasangannya, Marcus Gideon. Berkat Kevin/Marcus, Indonesia kembali memiliki juara di nomor ganda putra All England setelah kali terakhir Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan merebut gelar pada 2014.
Lihat juga:Kevin Sanjaya Kembali Diguyur Bonus |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kevin Sanjaya menerima bonus dari Djarum Foundation. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
"Setelah itu saya lihat dia bisa pukul kok dengan bagus. Lalu saya cari pelatih, dan pelatihnya bilang bakatnya bagus. Kevin punya kemauan, saya tinggal mendorong saja," ucap Sugiarto.
Kevin mulai menunjukkan keseriusannya untuk terjun di dunia bulutangkis saat masih 11 tahun. Kevin mengikuti audisi PB Djarum pada 2006. Meski awalnya gagal, Kevin kembali ikut audisi di tahun berikutnya dan diterima. Ibu Kevin, Winartin Niawati, awalnya tidak rela harus berpisah dengan anaknya karena bulutangkis.
"Awalnya berat melepas Kevin karena masih 11 tahun, tapi saya ingin anak saya berprestasi. Saya bilang, 'Kalau itu keinginan kamu, jalani saja'," ujar Winartin.
Kevin pun terharu ketika membicarakan dukungan yang diberikan kedua orang tuanya.
"Mereka dukung saya terus. Selesai main saat menang All England 2017, mama dan papa langsung telepon dan ucapkan selamat. Terima kasih," ucap Kevin sambil menahan tangis.
Kevin Sanjaya menerima bonus dari Djarum Foundation. (