Istri Eduardus, Marcelina Ina N Piran, mengatakan suaminya mengeluh sakit pada bagian dada pada Jumat (24/3) pagi. Hasil diagnosa dokter rumah sakit menyatakan, selain mengalami gejala serangan jantung, Eduardus juga mengidap asam lambung akut.
Lihat juga:Rio Haryanto Dapat Banyak Tawaran di Luar F1 |
"Anak-anak telepon ke saya, karena saya sudah berangkat bekerja Jumat pagi itu dan langsung dibawa ke rumah sakit. Semula dibawa ke rumah sakit Pondok Gede, namun karena penuh akhirnya dirawat di RSUD Pasar Rebo," ujar Marcelina dalam rilis Satlak Prima yang diterima CNNIndonesia.com.
Kondisi Eduardus sempat membaik, namun kembali menurun pada Senin sore. "Setelah lima hari dirawat di ICCU Senin sore sempat dipindahkan ke ruang perawatan, tapi satu jam kemudian kembali drop ," ujar Marcelina
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eduardus juga merupakan pemegang rekor lari 10K yang sudah bertahan 25 tahun. Eduardus menorehkan rekor lari 10.000 meter jalan raya dengan catatan waktu 29 menit 25 detik pada 1989.
Dari total 14 rekor lari jarak menengah-jauh yang dicatatkan Eduardus sepanjang periode 1980 sampai 2000, hingga kini ada beberapa rekor nasional masih bertahan atas namanya. Rekor tersebut adalah nomor lari 10 ribu meter jalan raya, rekornas junior lari 10 ribu meter trek, rekor PON lari 5 ribu meter, dan rekor PON maraton.