Dalam laga yang berlangsung di Giuseppe Meazza tersebut, Sampdoria menang dengan skor 2-1.
“Pemain top kami sebetulnya adalah Giampaolo [Marco Giampaolo—pelatih Sampdoria] , kami bekerja keras dan mengikuti instruksi dia. Tim sejati bersinar setelah melalui momen-momen terberat,” kata Quagliarella kepada Sky Sport Italia usai laga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mereka yang pernah menghadapi Sampdoria tahu anda tak bisa menang dengan mudah,” ujar Quagliarella usai laga seperti dikutip dari Football-Italia.
“Itu berawal dari sebuah proses yang berkembang,” ujar Quagliarella menceritakan kembali kemenangan atas Inter Milan.
“Kami memiliki banyak pemain muda asing yang menyerap gagasan dari pelatih [Marco Giampaolo]. Kami telah melewati musim yang hebat, dan hari ini kami mendapatkan kesempatan lagi.”
Quagliarella pun menyebutkan tiga tim yang memberi kejutan bagi Serie A Italia musim ini. Tiga tim yang menurut mantan penyerang Juventus itu membuat Serie A mengejutkan adalah Napoli, Atalanta, dan Sampdoria. Dua tim pertama mengejutkan karena mampu stabil berada di papan atas Serie A sejak awal musim.
“Pelatih [Giampaolo] selalu mengatakan kepada kami pertandingan senantiasa hidup, kami bisa kebobolan sebuah gol tapi lebih penting lagi menjaganya tetap hidup. Hasil akan datang kemudian,” tukas Quagliarella.
Sementara itu bagi Quagliarella kemenangan itu manis karena dalam sepanjang musim ini timnya berhasil menang atas dua tim yang jadi tuan rumah stadion di kota Milan tersebut.
Sebelumnya pada awal Februari lalu, Sampdoria mengalahkan saudara sekota Inter, AC Milan dengan skor 1-0 di stadion yang sama.