Rafid adalah salah satu dari 14 pemain Indonesia anggota tim akademi klub luar negeri yang mengikuti seleksi Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri. Pemuda 16 tahun itu bersemangat mengikuti seleksi, meski predikat sebagai cucu Habibie sedikit membebani pikirannya.
"Jujur saya terbebani, tapi apa boleh buat, saya akan berusaha semampunya," kata Rafid.
Rafid mulai mengikuti seleksi sejak Kamis (6/4). Sebelum ikut seleksi, dia mengaku sempat berkumpul dengan keluarga besar dan mendapat komentar dari Habibie tentang aktivitasnya di dunia olahraga sepak bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rafid (kiri) merupakan cucu presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie. (CNN Indonesia/Martinus Adinata) |
Kendati sebagai cucu mantan Presiden Indonesia, Rafid mengaku tak kesulitan bergaul dengan para pemain lainnya yang juga menjalani seleksi. Selama seleksi, Rafid tinggal di sebuah asrama dekat lapangan Atang Soetrisna, Cijantung, Jakarta Timur.
Pelatih Indra Sjafri juga mengakui komunikasi antar-pemain cukup baik. Para pemain dari dalam negeri menyambut baik para pemain seleksi dari luar negeri, begitu juga sebaliknya.
"Tidak ada masalah. Hanya mungkin adaptasi terhadap respons motorik pemain ketika bermain masih kurang," ujar Indra.
Rafid (kiri) merupakan cucu presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie. (CNN Indonesia/