Marquez menjalani perlombaan GP Argentina dengan baik. Start yang dilakukan Marquez sangat impresif dan ia bisa langsung meninggalkan para pebalap lainnya. Di lap pertama saja, Marquez sudah terlihat unggul jauh dari pebalap lain di belakang.
Namun lantaran terlalu ingin meninggalkan para pebalap di belakangnya, Marquez justru melakukan kesalahan fatal. Ia terlalu agresif saat melaju di tikungan dua dan akhirnya malah kehilangan keseimbangan serta meluncur keluar lintasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan yang dialami Marquez membuat dirinya harus tertinggal dengan selisih poin cukup besar dari pemimpin klasemen Maverick Vinales. Sejauh ini Marquez baru mengantongi 13 poin, tertinggal 37 angka dari Vinales yang ada di posisi teratas.
Lihat juga:Nasib Sial Jorge Lorenzo di Ducati Berlanjut |
Setelah mengalami kecelakaan di Argentina, Marquez berusaha melupakan kegagalan itu agar bisa fokus sepenuhnya pada seri ketiga di Texas, Amerika Serikat.
“Kami harus secepatnya melupakan hal ini dan mulai berpikir tentang seri selanjutnya,” tutur juara dunia MotoGP tiga kali itu.
Di GP Amerika Serikat sendiri Marquez dikenal sebagai raja karena selalu keluar sebagai pemenang dalam beberapa tahun terakhir.
Repsol Honda sendiri benar-benar bernasib sial karena pebalap mereka lainnya, Dani Pedrosa juga gagal menyelesaikan perlombaan. Pedrosa terjatuh saat ia tengah bertarung untuk perebutan peringkat keempat. Ironisnya, Pedrosa jatuh di tempat yang sama dengan Marquez.
Lihat juga:Vinales Maksimalkan Kesalahan Marquez |
“Sungguh mengecewakan karena saya jatuh di balapan ini namun di sisi lain saya gembira karena saya sudah berusaha mengejar barisan depan dengan bagus,” kata Pedrosa.