Kegagalan itu terjadi karena dua pebalap Pertamina Arden yakni Norman Sato dan pebalap Indonesia, Sean Gelael, terlempar dari delapan pebalap yang finis tercepat.
Lihat juga:Vettel Kalahkan Hamilton di GP Bahrain |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat keluar dari pit, Sean kehilangan waktu 10 detik karena kinerja tim yang kurang prima. Posisi Sean pun melorot di urutan ke-20. Jarak yang terlalu jauh, membuat Sean hanya mampu menaikkan posisinya hingga urutan ke-17 pada akhir balap.
Catatan waktu Sean adalah 43 menit 53,052 detik. Catatan waktu ini terpaut cukup jauh dengan sang juara yaitu Charles Leclerc dari Prema Racing dengan waktu 43 menit 1,023 detik.
Sementara itu, dikutip dari Antara, Sean mengakui kesalahan strategi timnya saat ia berhasil menyodok ke posisi 13.
"Kita salah strategi di sini. Terus terang, banyak masalah yang saya hadapi di balapan ini. Saya kan belajar dari semua ini, semoga ke depannya bisa lebih baik," tukas Sean.
Lihat juga:Sean Gelael Incar 10 Besar |
Dua putaran menjelang finis, Leclerc sudah berada di posisi ketiga. Akhirnya, pada putaran terakhir Leclerc dengan brilian menyusul Rowland dan Luca Ghiotto untuk meraih posisi terdepan.
Hasil di Bahrain tersebut membuat Leclerc memimpin klasemen sementara pebalap dengan 36 poin.
Sementara posisi kedua ditempati pebalap tim Russian Times, Artem Markelov dengan nilai 28.
Balapan F2 berikutnya akan digelar di Barcelona, Spanyol pada 13-14 Mei mendatang. Seperti musim lalu, balapan F2 akan berlangsung sebanyak 11 seri. Seri terakhir akan berlangsung di Abu Dhabi.