Polemik KITAS untuk pemain asing di Liga 1 mencuat setelah Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menyoroti keputusan Persib Bandung yang tetap memainkan Michael Essien dan Carlton Cole saat melawan Arema FC, Sabtu (15/4).
Sekjen BOPI, Heru Nugroho, mengatakan Persib seharusnya tidak bisa memainkan Essien dan Cole karena belum memiliki KITAS. Terlebih pihak BOPI sudah mencapai kesepakatan dengan PT LIB selaku pengelola Liga 1 terkait larangan pemain asing bermain tanpa adanya KITAS.
Posisi Odemwingie di skuat Madura United juga menjadi polemik. Pasalnya, penyerang asal Nigeria itu bermain dan mencetak gol ketika Madura United saat melawan Bali United meski belum memiliki KITAS. Haruna pun menjelaskan keputusan pihaknya memainkan Odemwingie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ingat, PSSI punya aturan soal pemain asing yang tidak punya visa ditunggu deadline-nya sampai 15 Mei," sambung Haruna kepada CNNIndonesia.com, Senin (17/4).
Lihat juga:Dado Kaget Lihat Sikap dan Perilaku Essien |
"Semua pemain asing yang datang pasti belum punya KITAS. Semuanya diproses setelah mereka datang. Dalam prosesnya ada tiga tahapan, verifikasi dari PSSI, rekomendasi, lalu ke BOPI dikeluarkan rekomendasi, lalu ke Departemen Tenaga Kerja lalu terakhir ke Imigrasi," ucap Haruna.
Haruna mengatakan pembuatan KITAS para pemain asing Madura United saat ini sudah mencapai 75 persen. "Satu pekan ke depan sudah selesai," ujar Haruna.