Setelah bermain tanpa gol di babak pertama, tuan rumah Semen Padang tampil makin agresif di babak kedua. Sejumlah peluang emas pun langsung didapat oleh Semen Padang namun belum satu pun yang berhasil berujung gol.
Pada menit ke-63, Vendry Mofu berdiri bebas setelah ia mendapatkan umpan cantik lewat dada dari Marcel Sacramento. Vendry punya ruang tembak yang bagus namun tendangannya masih melenceng jauh dari sasaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di menit ke-72, Semen Padang mendapatkan tendangan bebas setelah Rico dilanggar di depan kotak penalti. Sacramento maju sebagai eksekutor tendangan bebas. Pemain bernomor punggung delapan itu mengirimkan bola ke pojok kanan gawang tanpa bisa dijangkau oleh kiper Sriwijaya FC, Teja Paku Alam.
Gol Hilton berawal dari kesalahan Novrianto dalam melakukan sapuan bola. Hilton dengan jeli merebut bola dan langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang tak bisa dibendung oleh kiper Semen Padang, M. Ridwan.
Setelah kedudukan 1-1, pertandingan berjalan makin sengit di 15 menit terakhir. Semen Padang dan Sriwijaya memperoleh peluang emas di menit-menit akhir namun keduanya dimentahkan oleh kecemerlangan kiper.
Teja membendung tembakan Tambun Naibaho dengan refleks yang luar biasa sedangkan M.Ridwan melakukan cegatan yang bagus terhadap peluang emas yang didapat oleh Airlangga Sucipto.