Hal ini Heru sampaikan kepada CNNIndonesia.com di Kantor BOPI, Senin (17/4) petang. BOPI, kata Heru, selalu menjalin komunikasi secara informal.
BOPI berencana akan mengirimkan surat secara resmi pada Direktorat PPTKA besok (17/4) perihal status izin kerja pemain asing di Liga 1.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau tanpa pembelajaran begini jadi seperti diremehkan, negara yang diremehkan. Gila, sebal saya. Prinsipnya begini, pekerjaan apapun meski dia itu jadi seorang kru, dia harus punya KITAS. Seluruh dunia juga begitu, hanya namanya beda-beda," katanya menambahkan.
Sebelumnya, pemain asing Persib yakni Michael Essien dan Carlton Cole mendapat sorotan usai menjalani laga resmi perdana bersama skuat Maung Bandung, karena tidak memiliki KITAS.
Heru mengatakan seharusnya kedua pemain asing itu tidak dapat bermain karena belum memiliki KITAS. Itu sesuai dengan kesepakatan yang terjadi saat BOPI mengeluarkan rekomendasi untuk bergulirnya Liga 1 ke PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi.
"Sebetulnya di Indonesia ini kementerian yang menangani persoalan ini memang harus diberitahu agar bekerja dengan benar. Selama ini kan di Indonesia selalu memudahkan sesuatu," ucap Heru.
Lihat juga:Persib Bidik Tiga Poin Lawan PS TNI |
"Bahasanya begini, bukan masalah turnamen atau kompetisi, tapi ketika dia bekerja di Indonesia dalam kurun waktu yang panjang -- diatas 60 hari -- ya harus pakai KITAS. Kami minta supaya ini tidak terulang lagi. Pokoknya sebelum ada KITAS, [pemain asing] jangan turun bermain dulu," ucapnya melanjutkan.