"Bagi kami ini tentu saja sebuah final dan kami harus menunjukkan [determinasi] dari momen pertama dalam pertandingan. Kami perlu untuk bermain agresif, dengan filosofi dan mentalitas kami," tutur Pochettino seperti dikutip dari AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, apalagi mereka memiliki pemain dan manajer hebat," kata Pochettino.
Kemenangan di semifinal tentu saja bakal memberi kepercayaan diri bagi skuat Pochettino yang musim lalu gagal bersaing dengan Leicester City untuk meraih titel Liga Inggris.
Selain itu, bagi kubu Spurs kemenangan akan menjadi hadiah yang manis sebagai penghormatan untuk pelatih U-23 tim tersebut, Ugo Ehiogu, yang wafat Jumat (21/4). Sosok pelatih berusia 44 tahun itu wafat di tengah perawatan intensif setelah jatuh tiba-tiba di tempat latihan Spurs sehari sebelumnya.
Saat aktif bermain, Ehiogu adalah seorang bek dan pernah bermain untuk timnas Inggris, Aston Villa, dan Middlesbrough.
Dia pernah menjadi bagian dari tim kepelatihan timnas Inggris U-20 selain di akademi sepak bola Spurs. Ehiogu tercatat menjadi pelatih tim muda Spurs sejak Juli 2014.