Messi terkena sikutan bek Madrid, Marcelo, pada menit ke-20. Darah pun keluar dari bagian mulut pemain asal Argentina tersebut. Messi kemudian mendapat perawatan medis dan sempat menjalani pertandingan dengan menggigit perban.
Lihat juga:Barcelona Hujani Lionel Messi dengan Pujian |
Permainan keras di El Clasico tidak menyurutkan nyali Messi. Penyerang 29 tahun itu kemudian mencetak gol pada menit ke-33, atau 13 menit setelah terkena sikutan Marcelo. Lima menit sebelum gol Messi, Madrid sempat unggul melalui gol Casemiro.
Mantan wasit ternama Spanyol, Iturralde Gonzalez, mengatakan Marcelo seharusnya mendapat kartu merah langsung atas tindakannya. Namun, wasit Alejandro Hernandez yang memimpin jalannya balapan tidak memberi hukuman kepada Marcelo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lionel Messi menjalani pertandingan dengan menggunakan perban. (AFP PHOTO / GERARD JULIEN) |
Messi untuk kali kedua dalam lima hari terakhir berdarah saat menjalani pertandingan. Ketika Barcelona menghadapi Juventus di Camp Nou pada leg kedua perempat final, Rabu (19/5), Messi berdarah di bagian pipi kiri setelah terjatuh akibat dorongan Miralem Pjanic.
Lihat juga:Enrique: Messi Pemain Terhebat dalam Sejarah |
Darah yang keluar dari tubuh Messi ketika melawan Juventus tidak membuahkan hasil positif bagi Barcelona, setelah Azulgrana ditahan imbang tanpa gol dan tersingkir dengan agregat 0-3.
Sedangkan di El Clasico, darah yang dikeluarkan Messi tidak sia-sia. Kapten timnas Argentina itu mencetak dua gol dan memberi kemenangan untuk Barcelona. Messi mencetak kemenangan 3-2 Barcelona saat injury time babak kedua.
Lionel Messi menjalani pertandingan dengan menggunakan perban. (