Lorenzo yang start dari posisi keenam sempat menghentak di awal perlombaan dengan menyodok ke posisi keempat di belakang Dani Pedrosa, Marc Marquez, dan Valentino Rossi. Setelah itu, Lorenzo bersaing ketat dan saling salip dengan Maverick Vinales di sepanjang lap pertama.
Sayangnya, momentum hebat Lorenzo itu tak bisa dipertahankan di lap-lap berikutnya. Lorenzo makin tertinggal dari rombongan depan. Juara dunia MotoGP tiga kali ini juga tak mampu bersaing dengan robongan Cal Crutchlow, Johann Zarco, dan Andrea Dovizioso.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Finis posisi kesembilan sendiri merupakan catatan terbaik yang didapat oleh Lorenzo di musim ini. Di GP Qatar, Lorenzo hanya sanggup finis di posisi ke-11 dan ia terjatuh di GP Argentina.
Lorenzo datang ke Ducati dengan tekad untuk bisa jadi juara dunia bersama pabrikan yang berbeda. Namun ia menyadari proses adaptasi dengan Ducati tak akan mudah mengingat selama ini sudah banyak pebalap ternama yang tak bisa tampil maksimal bersama Ducati.