Gol kemenangan skuat Garuda Muda masing-masing dicetak Febri Hariyadi dan Osvaldo Haay. Sementara gol balasan Persita disumbangkan mantan pemain Persija, Aldi Al Achya.
Striker Timnas U-22 Dendi Sulistyawan mengaku puas dengan performa keseluruhan tim meski ia sendiri belum mampu menyumbang gol. Namun, ia juga mengamini bahwa lini serang skuat Garuda harus banyak berbenah, terutama soal penyelesaian akhir.
"Setelah lima hari kemarin (pemusatan latihan) dan hasilnya memang tidak mengecewakan. Kami bersyukur bisa memenangkan pertandingan kali ini. Tapi masih banyak yang harus kami koreksi," kata Dendi dalam rilis PSSI yang diterima CNNIndonesia.com
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dendi sendiri hanya tampil sepanjang 45 menit. Pelatih Luis Milla juga memberikan kesempatan kepada Dimas Drajad yang dipanggil kembali menggantikan peran Ahmad Nur Hardianto yang sedang sakit.
"Kalau pressing memang kami sudah terapkan, apalagi pressing atas, kami tadi bermain selama 45 menit dan kami sudah coba terapkan, beruntungnya kami terbagi menjadi dua tim, jadi kami bisa terus menekan," ujar pemain Bhayangkara FC itu.
Lihat juga:Milla Puas Timnas U-22 Hanya Menang Tipis |
Ini menjadi kemenangan pertama Timnas Indonesia di laga uji coba. Sebelumnya, tim arahan Luis Milla hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persija Jakarta dan kalah 1-3 dari Myanmar.
Asisten pelatih Timnas U-22, Bima Sakti, menilai penampilan anak asuhnya meningkat meski hanya menang dengan skor 2-1. Persita juga dianggap sukses memberikan perlawanan berarti meski tampil di Liga 2 atau kompetisi sepak bola kasta kedua di Tanah Air.