Mewakili Presiden Joko Widodo, Imam berharap ini tidak sekadar acara seremoni atau berkumpul, tapi juga mempersatukan tekad untuk memajukan kemaritiman Indonesia.
"Saya sungguh berbangga hati menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo yang memiliki perhatian tinggi pada hal kelautan.”
“Arah pembangunan maritim dalam nawacita Presiden Jokowi sungguh jelas ingin mengembangkan semua potensi maritim melalui pengembangan kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi serta sumber daya alam dan manusia kemaritiman untuk mengembalikan kedaulatan maritim Indonesia," kata Menpora Imam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka Jambore Pemuda Maritim 2017 yang mengambil tema "Beta Indonesia, Beta Bangga jadi Bangsa Maritim", menjadi salah satu cara dari upaya panjang dan terus menerus untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia sesuai yang kita cita-citakan. Apalagi, Maluku merupakan kepulauan dengan garis pantai terpanjang di Indonesia.
Menjelang Asian Games 2018, Imam pun tak lupa mengajak para pemuda maritim untuk ikut menyukseskan. Apalagi, disebutnya untuk bisa menjadi tuan rumah Asian Games sangatlah sulit.
Sementara itu, Sekdaprov Maluku Hamin Bin Thahir yang membacakan pidato Gubernur Maluku Said Assegaf menyampaikan merupakan kehormatan besar Maluku menjadi tuan rumah Jambore pemuda tahun ini.
“Selamat datang kepada Menpora dan semua peserta yang ada di acara ini. Kehadiran semuanya adalah kebanggan bagi kami.”
"Kebangaan kita dari jaman dahulu adalah di laut, Maluku adalah provinsi yang dikelilingi laut dengan kaya akan wisata alam, wisata laut dan yang lainnya. Saya berharap peserta Jambore Pemuda ini memiliki semangat membangkitakan dunia kemaritiman di Indonesia. Potensi kemaritiman kita jauh lebih besar dari negara-negara lain. Karena itu saya sangat setuju hasil Jambore ini membawa kemaritiman Indonesia di mata dunia," kata Hamin.