Strateginya yang selama ini menjadi andalan Madrid dinilai telah dihancurkan Lionel Messi dan kawan-kawan. Meski demikian, Zidane menolak mengubah gaya permaian di skuatnya. Ia menampik anggapan bahwa strateginya telah dihancurkan Barca usi kekalahan 2-3 dari Barcelona.
Lihat juga:Julia Roberts Deg-degan Bertemu Ronaldo |
Seperti diketahui, Zidane menghamparkan pola permainan 4-3-3 dengan menempatkan tiga ujung tombak andalannya, Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo. Namun, senjata andalannya tersebut tak mampu berbuat banyak menghadapi tim tamu dari Katalonia.
Tak ada satu pun gol tercipta dari trio BBC tersebut. Dua gol Madrid justru dipersembahkan Casemiro dan James Rodriguez. Ia juga dinilai terlalu memaksakan memainkan Gareth Bale yang belum pulih total dari cedera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami melakukan kesalahan, tapi kami semua melakukannya. Namun, saya tidak akan mengubah apapun. Kami menerima risiko yang kami dapatkan.”
Meski menerima kekalahan, Zidane melanjutkan, hal itu tak akan membuatnya untuk berpikir mengubah strategi permainan di timnya.
Lihat juga:'Pemain Madrid Selalu Ingin Menyakiti Messi' |
“Semua orang bicara. Orang-orang mengatakan Barca akan memenangkan La Liga (Spanyol), sementara Madrid tidak ada apa-apanya. Namun, saya tahu betul situasinya tidak seperti itu,” ucap Zidane.
“Ketika kami kalah, kami harus tahu cara menyikapi kritik. Kadang itu bisa membuat Anda termotivasi, dan kami akan mencobanya.”