Rossi terkena penalti 0,3 penalti di GP Amerika Serikat menyusul keputusannya memotong jalur di tikungan keempat sirkuti The Americas, Austin setelah bersenggolan dengan Zarco saat memperebutkan posisi ketiga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marc Marquez. (CNN Indonesia/Dika Dania Kardi) |
"Saya seorang pebalap agresif, Valentino seorang pebalap agresif. Kami juga suka menyalip dengan sangat 'kuat' di masa lalu, dan kami bisa juga akan kembali melakukannya di masa depan," tukas Marquez seperti dikutip dari Motor Sport.
Lihat juga:Tanggapan Vinales Atas Insiden Rossi-Zarco |
Sementara itu, Direktur tim Movistar Yamaha Massimo Meregalli memuji Rossi yang tak tersulut emosi setelah bersenggolan daengan Zarco.
Menyusul manuver berbahaya Zarco, Rossi hanya menoleh sekali ke arah pebalap asal Perancis itu dan langsung kembali fokus ke balapan.
"Tidak bisa dihindari lagi, Rossi harus keluar jalur setelah insiden dengan Zarco. Tapi, pengalaman Rossi kembali bersinar. Dia langsung menundukkan kepala usai insiden. Pada akhirnya dia bisa merayakan finis kedua dengan kuat, meski setelah penalti yang patut dipertanyakan," ujar Meregalli seperti dikutip dari situs resmi Movistar Yamaha.
Marc Marquez. (CNN Indonesia/Dika Dania Kardi)