Hasil imbang itu membuat City bertahan di peringkat empat klasemen sementara Premier League, unggul satu poin dan satu tingkat dari rival sekotanya.
City sebenarnya mendominasi sepanjang laga. Tim besutan Pep Guardiola itu bahkan hampir mencetak gol saat laga berjalan sembilan menit lewat Sergio Aguero. Sayang, tembakan striker asal Argentina itu masih meleset dari sasaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ancaman Aguero belum selesai. Hanya berselang beberapa menit, Aguero kembali hampir mencetak gol setelah dirinya lepas dari penjagaan pemain MU. Namun, keberuntungan tak juga memayungi pemain bernomor punggung 10 tersebut.
Tim tamu bukannya tanpa perlawanan. Peluang mencetak gol tercipta di pengujung babak pertama melalui bola hasil tendangan bebas Marcus Rashford yang mengarah pada Ander Herrera. Tetapi tandukan Herrera gagal bersarang ke gawang The Citizens.
City memulai babak kedua dengan tekanan yang lebih besar lewat peluang yang diciptakan oleh Sterling dan Aguero. Kembali, De Gea tampil apik dengan menetralisir dua ancaman tersebut.
Pada menit 67, giliran bek City, Nicolas Otamendi mendapat peluang emas ketika menerima bola sepak pojok Leroy Sane. Namun tandukannya melewati mistar gawang.
Posisi City semakin diuntungkan setelah wasit mengusir keluar Marouane Fellaini setelah eks pemain Everton itu dengan sengaja menanduk kepala Aguero pada menit 84.
Dengan sisa lima menit waktu pertandingan, City berusaha memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Guardiola bahkan memasukkan Gabriel Jesus untuk membantu menggedor pertahanan United.
Masuknya Jesus memang semakin meningkatkan serangan City.
Jesus bahkan berhasil menjaringkan bola ke gawang United pada injury time. Tetapi gol itu dianulir lantaran dirinya berdiri di posisi offside. Skor kacamata pun bertahan hingga akhir pertandingan.