Performa PS TNI di bawah Hatton sebenarnya tidak buruk. Abduh Lestaluhu dan kawan-kawan tidak pernah kalah dalam tiga pertandingan Liga 1, dengan yang terakhir berhasil mengalahkan Bhayangkara FC 2-1, 29 April lalu.
PS TNI saat ini berada di peringkat lima klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi lima poin, terpaut dua poin dari Semen Padang di puncak klasemen. Namun, manajemen PS TNI memutuskan untuk tetap mengganti Hatton.
"Pergantian pelatih yang lama (Hatton) sudah clear, jadi masalah kontrak dengan pelatih maupun pemainnya sudah selesai. Sekatang kami gunakan Ivan Kolev dan beliau bersedia menukangi PS TNI. Target tetap juara, harus jadi nomor satu, harus jadi yang terbaik," ucap Presiden klub PS TNI, Brigjen AAB Maliogha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain baru PS TNI Leonel Jorge Nunez (kiri) dan Facundo Talin. (Dok. PS TNI) |
"Pemain yang mengikuti pelatih Laurent kan satu paket, jadi kami ganti semua. Talin dan Nunez semuanya dari Argentina sudah siap bergabung, sudah masuk tadi malam. Pelatih itu harus yang mengerti karakter agar lebih maksimal. Dia (Kolev) sudah pengalaman, banyak klub Indonesia yang sudah dilatih," ucap Maliogha.
Lihat juga:Lini Belakang Persib Bikin Djanur Pusing |
Kolev memang memiliki banyak pengalaman melatih di Indonesia. Pelatih 59 tahun itu pernah menangani Timnas Indonesia pada 2002-2004 dan 2007. Kolev juga pernah melatih Persija Jakarta, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, dan Sriwijaya FC.
Kolev akan menjalani debut sebagai pelatih PS TNI saat menghadapi Persib Balikpapan di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (5/5). PS TNI menjadi klub kedua di Liga 1 yang melakukan pergantian pelatih setelah Bali United, yang memecat Hans Peter-Schaller pekan lalu.
Pemain baru PS TNI Leonel Jorge Nunez (kiri) dan Facundo Talin. (