Ronaldo membuktikan diri sebagai mesin pencetak gol dengan mencetak hattrick ke gawang Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Selasa (2/5) waktu setempat.
Lihat juga:Perdebatan Gol Pertama Cristiano Ronaldo |
Tiga gol tersebut membuat Ronaldo kini mengemas total 103 gol di Liga Champions. Sebagai mantan rekan setim di MU, Ferdinand tahu betul kualitas dan kerja keras yang selama ini dilakukan Ronaldo.
"Dia sebuah mesin sempurna. Seorang finisher yang mematikan," kata Ferdinand kepada BT Sport.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim ini, kualitas Ronaldo mulai diragukan menyusul pencapaian gol yang mulai menurun. Catatan 32 gol dari 41 penampilan ditorehkan Ronaldo sepanjang musim ini dianggap belum maksimal.
Lihat juga:Pesan Tersembunyi di Balik Trigol Ronaldo |
Namun, Ferdinand menilai Ronaldo mampu membungkam segala kritik dan keraguan banyak pihak. Akan tetapi prestasinya baru akan diakui setelah Ronaldo gantung sepatu.
"Ketika dia pensiun, kita akan sadar apa yang sudah dia lakukan untuk sepak bola. Dia telah memiliki pengalaman itu sekarang. Ronaldo tahu apa yang harus dilakukan di laga besar dan membuat perbedaan. Dia mampu melakukannya dengan mata tertutup," ujar Ferdinand.
Ronaldo kini terus mencatat rekor bersama Madrid. Hattrick ke gawang Atleti menambah koleksi gol Ronaldo (52 gol) dan menjadikannya sebagai pemain pertama yang mencapai 50 gol di fase gugur Liga Champions.