"Kita tahu wushu Papua baru mulai [berjalan] 2011 dan bergerak di tingkat nasional 2015. Kami turun di PON [Pekan Olahraga Nasional] dapat satu perunggu. Beliau [Airlangga] telah menyampaikan kepada kami bagaimana cara memajukan wushu. Stafnya beliau banyak, dan akan beliau tugaskan untuk pengadaan peralatan tanding di setiap daerah," kata Carol usai Musyawarah Nasional PB Wushu yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (5/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Carol berharap agar Airlangga tidak lupa untuk mengembangkan wushu di daerah terutama di luar Pulau Jawa. Apalagi, katanya, Papua sedang dalam masa persiapan PON 2020.
Sebelumnya, Airlangga berjanji untuk memajukan olahraga wushu di Indonesia. Ia menyampaikan akan mempertahankan dan meningkatkan wushu untuk menghadapi SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 mendatang.
"Apa yang sudah dicapai oleh pengurus lalu akan dilanjutkan dengan pengembangan wushu ke seluruh daerah dan juga pembinaan atlet," ujar Airlangga.
Airlangga bukanlah menteri pertama dari Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo yang menjadi ketua umum cabang olahraga.
Sebelumnya sudah ada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto yang menjadi Ketua Umum PB PBSI dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang menjadi Ketua Umum PB PODSI.