Tambahan tiga angka dari markas Granada membuat Madrid menyamai poin Barcelona, 84 angka. Namun Madrid masih memiliki satu sisa laga lebih banyak sehingga Los Blancos tetap lebih difavoritkan dalam perburuan gelar La Liga musim ini.
Zinedine Zidane memilih mengistirahatkan sejumlah pemainnya pada laga lawan Granada lantaran mereka masih menjalani semifinal Liga Champions dalam waktu yang berdekatan. Meski tanpa Cristiano Ronaldo, Madrid mampu menggebrak sejak awal pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vazquez lalu melepaskan umpan silang pada James yang sudah menunggu di muka gawang. Kiper Granada, Guillermo Ochoa coba memotong bola namun ia gagal. Hal itu memudahkan James menceploskan bola ke dalam gawang.
Setelah aksi James di awal laga, pesta gol Madrid dilanjutkan oleh kehebatan Alvaro Morata. Pada menit ke-30, Morata melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti yang berubah menjadi gol ketiga Real Madrid. Gol ini tercipta berkat umpan matang yang dikirimkan oleh Danilo.
Lima menit berselang, Morata mampu menggenapkan keunggulan Madrid jadi 4-0. Lewat sebuah skema serangan balik cepat, Asensio memberikan bola pada Morata. Morata lalu menunjukkan kepiawaiannya dalam melewati lawan sebelum akhirnya menaklukkan Ochoa dari jarak dekat.
Pada babak kedua, Zidane memutuskan untuk menurunkan Karim Benzema dan Isco untuk menambah daya gedor sekaligus sebagai persiapan menghadapi semifinal leg kedua lawan Atletico Madrid.
Namun di babak kedua, pertahanan Granada tampil lebih solid dalam menghalau serangan-serangan Madrid. Pada 45 menit babak kedua, tak ada gol yang tercipta. Laga pun berakhir dengan skor 4-0 untuk Madrid.