MU melangkah ke final Liga Europa meski hanya bermain imbang 1-1 pada leg kedua. The Red Devils lolos dengan keunggulan agregat 2-1 atas Celta Vigo setelah menang 1-0 di leg pertama.
Pertandingan di Old Trafford sempat memanas pada menit ke-88 ketika Bailly dan Roncaglia mendapat kartu merah langsung dari wasit Ovidiu Hategan. Semuanya bermula dari pelanggaran Pablo Hernandez terhadap Ander Herrera.
Bailly kemudian cekcok dengan Guidetti hingga akhirnya memukul bagian leher kiri mantan pemain Manchester City tersebut. Suasana semakin memanas setelah Roncaglia mendorong Paul Pogba hingga mengenai Bailly.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak melihat insiden kartu merah, tapi Bailly sangat fenomenal. Pertandingan sangat emosional bagi semuanya. Sejumlah pemain berhasil mengontrol emosi lebih baik," ujar Mourinho kepada BT Sport.
Pada semifinal leg kedua, MU sempat unggul lebih dulu melalui gol Fellaini pada menit ke-17. Publik Old Trafford sempat khawatir setelah Roncaglia menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Pasalnya, dengan skor 1-1 di leg kedua, Celta hanya butuh satu gol lagi untuk lolos.
"Kami tim terbaik di leg pertama, tapi tidak pernah membunuh pertandingan. Kami tidak mampu mencetak gol dengan peluang yang didapat. Ini pertandingan terbuka, semua tekanan ada di tim kami," ujar Mourinho.
Di laga final yang digelar di Friends Arena, Solna, Swedia, 24 Mei 2017, MU akan menghadapi Ajax Amsterdam. Jika mampu merebut gelar Liga Europa, MU akan mendapatkan satu jatah tiket ke babak grup Liga Champions musim depan.
"Sekarang setelah 14 pertandingan kami berada di final. Jika kami bisa menjadi juara, saya akan lebih dari senang," ucap Mourinho.