Meski begitu, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat tidak lupa diri. Mereka menyadari bahwa Jawa Barat sebagai basis utama Persib merupakan salah satu daerah dengan potensi pesepakbola luar biasa.
Lihat juga:Luis Milla: Bahasa Indonesia Sangat Sulit |
Lihat saja bagaimana upaya yang dilakukan Persib di era Perserikatan dulu. Dengan perkasanya, mereka mampu menjadi salah satu tim yang paling disegani dengan komposisi pemain yang seluruhnya merupakan pemain asli binaan sendiri.
Upaya untuk kembali mengembalikan kejayaan Persib dengan pemain asli binaan sebagai tulang punggung tim juga dipikirkan sebagai rencana prioritas manajemen tim. Salah satunya, dengan rencana melakukan kerjasama dengan tim yang levelnya berada di bawah Persib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, nantinya kami akan pasok pemain dari Diklat Persib untuk bermain di klub itu, baik sebagai pemain magang atau pinjaman. Selain itu, kami juga sedang ancang-ancang membuat akademi sepak bola," sambungnya.
"Contohnya, kami bisa saja bekerja sama dengan Persikab Kabupaten Bandung. Ada rencana ke sana, tapi teknisnya masih akan kami bicarakan di tingkat manajemen. Namun, untuk materi dan bahannya seperti apa sudah ada," ucap Kuswara.
Kuswara mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menunjukkan bahwa manajemen Persib tidak hanya fokus pada tim senior saja. Manajemen juga ingin memperhatikan pembinaan sepak bola yang sasarannya nanti sebagai tulang punggung tim di tingkat profesional.
"Pembinaan pemain itu kan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sepakbola. Harapannya pasti ke depan pemain muda yang kami miliki bisa jadi penopang senior," katanya.