Indonesia menempati unggulan keenam di Grup D bersama dengan unggulan kedua, Denmark, dan unggulan kesembilan, India.
Susy mengakui, kekuatan Denmark saat ini memang lebih merata. Tapi, di beberapa sektor Indonesia punya catatan keunggulan atas Denmark.
"Kami akan usaha karena kami ada potensi menang (lawan Denmark). Tunggal putri kita lebih unggul. Ganda putra juga bisa. Kami harap ganda putri dan ganda campuran juga bisa sumbang poin," kata Susy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini intensitas latihan skuat Merah Putih sudah dikurangi sepekan jelang keberangkatan ke Gold Coast, Australia. Bahkan porsi latihan yang diberikan hanya kurang dari setengah porsi dari biasanya.
Mengulas sejarah Piala Sudirman 1989, kala itu Susy menjadi kunci kemenangan bagi tim Indonesia. Ia pun berharap bisa menularkan semangat dan prestasi kepada para juniornya.
"Sudah sering saya katakan bahwa sebelum pertandingan berakhir kita belum tahu siapa yang menang. Jadi jangn pernah patah semangat. Bahkan meski kita melawan yang ranking di atas kita," ujar Susy.
"Satu lagi, laga regu dan individu itu berbeda. Karena banyak yang individu tidak masuk ranking dunia, tapi di beregu dia luar biasa. Contoh, tahun lalu saat Thomas-Uber, kita tidak diunggulkan, tapi bisa sampai final. Jadi secara tim Indonesia cukup bagus. Itu dampak kebersamaan yang bisa angkat prestasi," bebernya.