Mourinho dianggap membuat keputusan fatal dengan merotasi sejumlah pilarnya saat melawat ke markas Tottenham Hotspur, White Hart Lane, Minggu (14/5). Akibatnya, MU menelan kekalahan 1-2.
Lihat juga:Spurs Sukses Jinakkan Manchester United |
"Ketika orang-orang berkata kami berjudi dengan (memprioritaskan) Liga Europa, saya anggap kami tak berjudi,” kata Mourinho kepada Sky Sports.
“Tak ada seorangpun bisa bermain di dua kompetisi besar dengan 15 pemain. Itulah yang kami alami sekarang. Kami tidak berjudi. Ini adalah kewajiban,” sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan Mou, sapaan akrab Mourinho, membuat MU menderita kekalahan. Namun, eks manajer Chelsea itu mengaku tidak terlalu memikirkan laga sisa di Liga Primer karena peluang untuk finis di empat besar sudah tertutup.
MU kini berada di peringkat enam, tertinggal tujuh poin dari penghuni posisi empat Manchester City. Itulah mengapa ia tak mau mengambil risiko menurunkan para pemain pilarnya di Liga Inggris.
Mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan itu memang harus memutar otak untuk menjaga kebugaran pemain menjelang laga final Liga Eropa melawan Ajax Amsterdam pada 25 Mei mendatang.