Abduh dihukum larangan bermain di lima laga karena terbukti melakukan pemukulan terhadap striker Bhayangkara FC, Thiago Furtuoso, dalam pertandingan pekan ketiga Liga 1 pada akhir April lalu. Pemain kelahiran Tulehu ini juga didenda Rp10 juta.
Meski untuk sementara tak dapat bahu-membahu dengan rekan-rekannya di lapangan hijau, Abduh berpesan kepada rekan-rekannya agar tetap bermain maksimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Liga 1 Main Malam Selama Bulan Puasa |
PS TNI memang dikenal sebagai tim bertipikal permainan keras. Sebelumnya, pelatih PS TNI Ivan Kolev mengakui aksi emosional pemain di lapangan bisa mengganggu konsentrasi permainan.
"Saya berjanji akan membicarakan ini dan saya harap mereka lebih bisa mengendalikan diri,” ujar pelatih yang pernah menjadi arsitek timnas Indonesia tersebut.
Ketika masa sanksinya berakhir, Abduh berpeluang kembali bermain ketika PS TNI melawat ke markas Mitra Kukar dalam pertandingan pekan kesembilan pada 2 Juni mendatang.
PS TNI saat ini berada di peringkat ketiga dalam klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 12 poin. Terpaut satu poin dari PSM Makassar dan Persib Bandung yang berada di peringkat pertama dan kedua.