Pedrosa tidak pernah absen memenangkan seri gelaran MotoGP sejak memulai debutnya 2006 silam. Kendati belum pernah jadi juara dunia, Pedrosa menjadi salah satu pebalap yang cukup diperhitungkan di kejuaraan dunia.
Pebalap Repsol Honda 31 tahun itu terus melaju. Terakhir, ia tampil sebagai pemenang di Grand Prix MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, pekan lalu. Hasil itu membuatnya berada di peringkat empat klasemen sementara kejuaraan dunia atau selisih 10 poin dari Valentino Rossi di puncak klasemen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah akhir pekan yang hebat di Jerez, kami sekarang menuju ke Le Mans dalam suasana yang sangat positif," kata Pedrosa dikutip Crash.net.
Lihat juga:Menanti Aksi Rossi di Le Mans |
Pedrosa menyebut lintasan di Sirkuit Le Mans sendiri sangat pendek, yaitu 13,629 km dengan catatan rekor tercepat 1 menit 32,879 detik yang dibuat Rossi pada 2015 lalu.
Di Le Mans, Pedrosa, pebalap asal Spanyol itu membutuhkan akselerasi motor yang bagus juga konsistensi yang menjadi kunci balapan sebenarnya. Kerja sama dengan tim yang berjalan baik membuat Pedrosa yakin bisa mempertahankan capaian level yang sama seperti yang diraihnya di Jerez pekan lalu.
"Trek sendiri sangat pendek dan perubahan kecil di lap bisa membuat perubahan besar di klasemen. Semoga motor ini bekerja dengan baik," tutur Pedrosa.