Pebalap asal Amerika Serikat itu pun mendapatkan perawatan intensif dan hingga berita ini ditulis kondisinya masih kritis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ungkapan penuh kedukaan yang Rossi tulis dalam unggahan Instagram-nya:
"Kami telah menjadi rekan satu tim bersama Honda di tahunnya menjadi rookie, 2003, ketika ia memulai debutnya di usia muda untuk pengalaman pertamanya di Eropa. Musim tersebut, dia membantu saya jadi juara dunia dengan podium di Phillip Island," sambung Rossi.
Lihat juga:Dukungan Marquez dan Lorenzo untuk Hayden |
"Setelah beberapa tahun kami berjuang melawan satu sama lain untuk menjadi juara di 2006 sampai balapan terakhir. Sayangnya bagi saya, dia mengalahkan saya dan menjadi juara di Kejuaraan Dunia MotoGP. Kami berjabat tangan dan kami saling merangkul satu sama lain," tulis Rossi.
"Setelah itu, kami masih menjadi rekan satu tim pada tahun sulit bersama Ducati sampai beberapa kali kami berjuang mati-matian untuk mendapatkan tempat di lima besar."
Nicky Hayden dan Valentino Rossi merayakan podium di GP Australai pada 2003 silam. Kala itu kedua pebalap merupakan rekan satu tim di Repsol Honda. (AFP PHOTO / PAUL CROCK) |
"Hayden sering datang Moto Ranch, di mana itu adalah tempat saya dan dia sering bertarung bersama karena dia adalah salah satu pebalap yang tercepat di dunia sebelum pindah aspal [Hayden kini membalap di Super Bike], dia menang di kompetisi penting Amerika Flat Track dan The Peoria TT."
"Hal yang paling indah tentangnya (Hayden) buat saya adalah ketika dia datang kepada saya setelah dirinya tidak beruntung pada grand prix di Valencia 2015. Itu juga jadi ajang perpisahannya di MotoGP dan saya sangat kehilangan. Dukungan dari dalam helm adalah pemandangan positif dan kenangan yang saya ingat hari itu. Froza Nicky, kami semua bersamamu." pungkas Rossi.
Nicky Hayden dan Valentino Rossi merayakan podium di GP Australai pada 2003 silam. Kala itu kedua pebalap merupakan rekan satu tim di Repsol Honda. (AFP PHOTO / PAUL CROCK)