Hasil tersebut setidaknya membuat Borneo sedikit terhibur, setelah pada pertandingan sebelumnya mereka takluk dari Bali United. Selain itu klub berjuluk 'Pesut Etam' itu juga pantas bersyukur dengan raihan satu poin yang sukses didapat di Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Kapten Borneo, Ponaryo Astaman, mengaku salut dengan perjuangan rekan-rekannya di lapangan. Meski Persib bermain dengan dukungan penuh Bobotoh, Ponaryo bangga Borneo bisa tetap tampil tenang.
Sebenarnya, dalam laga tersebut Borneo hampir saja bisa dipastikan kalah andai tendangan penalti Michael Essien berbuah gol. Namun, bola tembakan pemain marquee itu malah melambung tak tepat sasaran. Ponaryo mengungkapkan, kegagalan eksekusi penalti Essien memang menjadi titik balik timnya untuk mengejar ketertinggalan.
"Gagalnya penalti Essien, itu memang menjadi salah satu titik balik bagi kami. Tapi di luar itu kami tampil sebagai tim. Saling kerja sama mendukung dan saling percaya satu sama lain. Itu yang membuat kami kompak malam ini,” ujar Ponaryo.
"Soal insiden itu normal, karena sepakbola lazim benturan. Saya pikir, itu masih dalam batas wajar. jadi tidak usah dibawa baper saja,” sambungnya.
Gelandang veteran itu pun mengungkapkan salah satu keberhasilan Borneo menahan imbang Persib adalah mampu meredam mobilitas Essien di lini tengah. Selain itu permainan umpan pendek yang diterapkan pun menjadi salah satu kunci keberhasilan tim.
Berkat hasil tersebut, Persib gagal mengudeta PSM Makassar dari puncak klasemen. Sementara Borneo sementara ini berada di peringkat 12.