Mbappe sendiri masih terikat kontrak di Stade Louis II hingga 2019 mendatang. Namun, CEO Monaco Vadim Vasilyev berencana untuk menawarkan kontrak baru demi menepis rayuan maut dari klub-klub elite Eropa.
"Rencananya adalah melakukan segala cara untuk memperpanjang kontraknya setidaknya agar dia tetap bertahan minimal selama satu tahun lagi," kata Vasilyev pada The Telegraph.
Striker 18 tahun itu memang tampil apik bersama Monaco di sepanjang musim ini. Torehan 26 gol di semua kompetisi membuat Real Madrid, Manchester United, dan Liverpool kepincut untuk mendapatkan tanda tangan Mbappe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, lagkah Monaco di kompetisi antarklub terbaik Eropa tersebut kandas di tangan Juventus. Bianconeri akhirnya berhak tampil di final menghadapi tim juara bertahan Real Madrid.
Manajemen Monaco tak mau kehilangan pemain muda berbakatnya terlalu dini dari Stade Louis II. Vasilyev berjanji bakal berupaya sekuat tenaga untuk memperpanjang kontrak Mbappe sebelum kompetisi musim depan bergulir.
"Kami akan mengajukan penawaran untuk memperpanjang kontraknya dan kami berharap ia akan bertahan bersama kami. Saya rasa kami akan membuat kesepakatan pada Juni, sebelum musim baru dimulai," ujar Vasilyev.