Rossi terjatuh pada lap terakhir saat dirinya mencoba melewati Vinales yang berhasil menyalipnya di posisi terdepan.
"Saya sempat tidak tahu kalau Valentino (Rossi) mengalami kecelakaan sampai saya melewati finis. Pada lap terakhir saya berkata: 'Oke.' Pada tikungan terakhir ia (Rossi) mencoba membalap saya sehingga saya bersiap untuk menekannya," ungkap Vinales kepada Crash.net.
Lihat juga:Gagal Finis di GP Perancis, Rossi Minta Maaf |
"Bagaimanapun, saya merasa mantap di atas motor dan saya pikir sudah melakukan yang terbaik di sektor 3 dan 4 pada lap terakhir sehingga saya senang."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga merasa prihatin kepada para pebalap yang kecelakaan di balapan karena tak pernah menyenangkan jika terjatuh seperti yang saya alami di Austin (GP Amerika Serikat)," terang Marquez.
Vinales sukses menyalip Rossi di puncak klasemen sementara MotoGP setelah memenangkan GP Perancis. Dani Pedrosa berada di posisi kedua dan Rossi ketiga.
Vinales menceritakan pula ketegangannya pada lap-lap terakhir yang membuatnya sempat cemas dibuntuti Rossi dan Johann Zarco.
Lihat juga:Vinales: Saya Berhasil Menekan Rossi |
"Pada saat itu, saya sedikit mengendurkan kecepatan tapi saya lihat Zarco dan Valentino semakin menekan sehingga saya berusaha konsentrasi dan melakukan yang terbaik," tutur Vinales.
Zarco pun sukses finis di posisi kedua dan Vinales memuji prestasi luar biasa rookie MotoGP tersebut.
"Johann (Zarco) luar biasa pada lap pertama dan sempat berharap ban depannya menipis, tapi tidak juga. Ia tetap berada di grip yang bagus dan sulit menyalipnya karena ia melakukan balapan yang bagus di sektor dua dan tiga," ujar Vinales.