Hayden tertabrak mobil ketika dirinya sedang berlatih bersepeda di kota pesisir Italia pada 17 Mei lalu. Terlepas dari telah meninggalnya Hayden karena cedera serius setelah dirawat intensif selama lima hari di Cesena, polisi Italia masih menjalani penyelidikan atas kasus kecelakaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hipotesis lain selain tak fokus memerhatikan rambu lalu lintas, perhatian Hayden terganggu karena musik yang ia dengar lewat headphones yang dipakai saat melajukan sepedanya.
Sementara itu, juara dunia GP500 (sekarang MotoGP) 1993, Kevin Schwantz mengatakan dirinya sempat bertemu dengan Hayden sebelum tragedi itu terjadi. Schwantz berada di Italia dalam rangka membantu peluncuran penjualan motor pabrikan Jepang di negara tersebut.
Setelah berlari bersama tersebut, mantan pebalap asal Amerika Serikat yang kini berusia 52 itu mengatakah Hayden mengajaknya untuk bersepeda pada sore harinya.
“Saya katakan tidak bisa, karena saya tak membawa sepeda saya ke sini. Kemudian beberapa jam setelahnya saya mendengar tentang kecelakaan tersebut,” ujar Schwantz. “Saya sulit untuk menerimanya. Saya berkata dalam hati apakah akan berbeda jika kami bersepeda bersama, tapi siapa yang tahu, mungkin kami sedang bersama di suatu tempat saat ini."