Hayden datang ke dunia MotoGP pada usia 22 tahun setelah ia jadi juara AMA Superbike Championship. Hayden langsung bergabung dengan tim kuat Repsol Honda dan mendapatkan kesempatan sebagai rekan setim The Doctor.
"Kami memang memiliki warna motor yang sama, namun kami melakukan semuanya masing-masing."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun Rossi sudah menggenggam dua titel juara dunia kala itu, Hayden mengaku mendapatkan sambutan hangat dari Rossi. Pebalap asal Italia itu tak pernah memandang remeh Hayden.
"Jadi saya menaruh rasa hormat yang besar untuknya," kata Hayden.
Musim 2003 itu pun terbilang sukses bagi Rossi dan Hayden. Rossi mampu jadi juara dunia, sedangkan Hayden jadi rookie of the year dengan menempati posisi kelima di akhir musim.
Namun kebersamaan Hayden dan Rossi di Honda sendiri hanya bertahan satu musim. Seusai jadi juara dunia 2003, Rossi membuat keputusan besar dengan hijrah ke Yamaha.
"Sebuah keputusan yang berani dan saya menghormatinya. Bila itu kata hati yang ada pada dirinya, maka hal itulah yang harus dilakukan."
"Banyak orang yang nantinya akan berargumentasi tentang Rossi setelah kepindahan ini, namun pada akhirnya Rossi hanya melakukan apa yang ingin ia lakukan," ucap Hayden.
Setelah berpisah, Rossi kembali jadi juara dunia bersama Yamaha di tahun 2004 dan 2005. Namun, Hayden sukses memutus dominasi Rossi pada musim 2006.
Lihat juga:Jejak Nicky Hayden Sang 'Kentucky Kid' |
Selepas momen tersebut, Rossi dan Hayden kembali berada di tim yang sama, Ducati, pada musim balap 2011 dan 2012. Tetapi pada masa itu Hayden dan Rossi sama-sama kesulitan memaksimalkan motor Ducati dan finis di luar lima besar pada dua musim tersebut.