Tak hanya dari sisi tim, Milla juga akan terus menganalisis satu-persatu kemampuan terbaik para pemainnya. Seperti yang dilakukan terhadap Yabes Roni kala menghadapi Persewangi Banyuwangi, Rabu (24/5). Yabes diminta Milla untuk mengisi posisi striker dari posisi awalnya sebagai winger.
Milla mengatakan dengan kecepatan yang dimilikinya, Yabes punya potensi untuk menjadi tumpuan Timnas U-22 dalam mencetak gol. Milla juga berharap timnya mampu memperbaiki kemampuan penyelesaian akhir pada laga uji coba malam nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada laga melawan Persewangi, hanya Asnawi Mangkualam yang dimainkan 90 menit. Sisanya, Milla mengganti semua pemainnya di babak kedua, termasuk mengganti penjaga gawang Ravi Murdianto dengan Kurniawan Kartika Ajie. Hasilnya pun cukup bagus. Buktinya, Yabes bisa menciptakan gol kemenangan Indonesia.
"Yang penting, tim sudah main dengan bagus dan menciptakan banyak peluang. Tapi memang penyelesaian akhir masih jadi masalah. Tapi, kami juga melihat progres dengan banyaknya opsi serangan baik dari sisi kanan, kiri dan tengah. Kami tinggal latihan lagi untuk penyelesaian akhir," ujar Milla.
Milla juga tidak mau menganggap remeh Bali United. Dia menganggap Bali United sebagai salah satu tim papan atas di kancah kompetisi sepak bola Indonesia, seperti layaknya Timnas U-22 melakoni laga uji coba menghadapi Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
"Kami sudah melihat dan menganalisis permainan Bali United saat lawan Persija di Bekasi. Baik Persija maupun Bali United memiliki level permainan yang bagus dan potensi yang sama. Sekarang, kami akan lihat perkembangan pemain di laga nanti," ucap Milla.
Milla kemungkinan besar akan kembali memainkan pemain naturalisasi Ezra Walian sebagai starter saat melawan Bali United. Ezra akan adu tajam dengan penyerang Bali United yang juga keturunan Belanda, Irfan Bachdim.