Penyerang 40 tahun itu tampil pada menit ke-54 hingga laga berakhir menggantikan Mohamed Salah.
Setelah memberikan salam penghormatan kepada para fan di Stadion Olimpico usai laga, Totti juga mengucapkan kata-kata perpisahan di stadion untuk terakhir kali.
“Saya sangat takut dan saya butuh bantuan kalian. Saya benar-benar tak siap mengatakan semua ini berakhir,” ujar Rossi kepada para fan di Stadion Olimpico seperti dikutip dari Football Italia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sekarang kita berada di sini, saatnya sudah tiba. Sayang sekali, momennya telah datang, waktu yang tak pernah saya harapkan untuk segera datang,” tutur Totti.
Lihat juga:Derai Air Mata Totti Berpisah dari AS Roma |
Totti telah menjadi bagian dari AS Roma selama 25 tahun sebagai ikon klub tersebut. Sepanjang karier tersebut, ia hanya sekali mengangkat trofi Serie A yakni pada musim 2000/2001.
Meski demikian, Totti merasakan kesan yang luar biasa pernah berseragam Serigala Roma selama dua setengah dekade.
“Dalam beberapa hari terakhir, banyak yang dikatakan tentang saya, sangat indah. Kalian (para fan) berada di belakang saya, mendorong saya dalam situasi sulit, dan makanya saya berterima kasih kepada semuanya,” ungkap Totti.
“Saya menangis sejadi-jadinya. Anda jelas tak akan bisa melupakan masa-masa 25 tahun seperti ini. Saya berterima kasih kepada semuanya, meski ini amat sulit bagi saya. Saya bicara kepada istri saya tentang tahun-tahun saya.”
Lihat juga:Malam Spesial untuk Francesco Totti |
“Amat sulit menjelaskan pengalaman 28 tahun (di sepak bola) hanya dalam beberapa kalimat. Saya ingin sekali mengakhirinya dengan nanyian atau puisu, tapi saya tak pandai melakukannya. Saya hanya bisa mengekspresikan diri saya melalui kaki, karena itu lebih mudah bagi saya,” pungkasnya.