Pada sesi latihan yang digelar Senin malam, Teco membagi latihan dengan dua kelompok. Tim pertama fokus untuk berlatih menyerang dengan menghadapi gaya bertahan lawan dengan pressure tinggi.
"Sedangkan tim kedua, berlatih bertahan dan langsung melakukan serangan dengan intensitas yang baik," kata Teco dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (30/5).
Meski baru menjalani dua hari latihan khusus melawan Singo Edan, Teco menilai anak asuhnya sudah mampu menyerap skenario yang diinginkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti yang Anda ketahui, Arema tim kuat dengan materi yang bagus. Beberapa hari yang lalu, mereka memang pernah kalah menyakitkan. Tapi bisa bangkit dan mendulang kemenangan. Jadi, kami harus bekerja keras melawan mereka," ujar Teco.
Kekalahan dari Arema bisa menjadi petaka bagi Teco. Pasalnya, tim Ibu Kota tengah terpuruk di posisi ke-15 klasemen dengan raihan enam poin. Sementara Arema yang telah mengoleksi 15 poin berada di peringkat ketiga.
Kendati demikian, Ismed Sofyan dkk dalam kondisi yang lebih bugar. Maklum, laga kontra Perseru Serui yang seharusnya digelar Minggu (28/5) lalu, harus ditunda karena faktor lapangan yang tidak mendukung.