Baik Ismed maupun Maman tak memungkiri bahwa Arema merupakan salah satu tim favorit juara Liga 1 2017. Memiliki skuat merata di semua lini. Namun, hal itu tak membuat anak-anak Macan Kemayoran gentar.
"Arema tim yang tidak terlalu banyak berubah dari segi komposisi pemain. Saya pribadi sangat respek karena kualitas pemain inti dan cadangan luar biasa," kata Maman kepada CNNIndonesia.com.
"Tapi, saya tidak gentar sedikitpun karena kami bertanding di Jakarta, kandang kami dan saya berusaha memberikan yang terbaik untuk meraih tiga poin."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak-anak Jakarta hanya mampu meraih tiga hasil imbang dan menelan satu kekalahan dari Madura United di depan publik sendiri.
"Di Liga 1 tidak ada tim yang lemah semua merata, termasuk Arema. Tinggal bagaimana persiapan fisik, stamina, dan mental yang menentukan pertandingan," ujar Ismed.
Bek sayap 37 tahun itu berhasrat untuk meraup tiga poin di kandang sebagai momentum kebangkitan Persija yang belum mampu memetik kemenangan kandang di empat laga home.
"Tim sepak bola besar pun pernah mengalami persoalan ini (tak menang dalam sejumlah pertandingan beruntun). Kami juga ingin menang, namun keberuntungan belum memihak. Semoga lawan Arema bisa menang. Amin," ujar Ismed.
Persija wajib meraih tiga poin atas Arema agar keluar dari keterpurukan. Sebab, tim asuhan Stefano Cugurra itu kini berada di posisi ke-15 klasemen dengan raihan enam poin dari tujuh laga.
Sementara Arema berada di peringkat kelima dengan koleksi 14 poin dari delapan pertandingan.