Saat itu Juventus gagal memenuhi ambisinya setelah takluk 1-3 dari tim raksasa Spanyol Barcelona. Si Nyonya Tua kembali menghadapi wakil dari Spanyol, Real Madrid, di final Liga Champions musim ini.
Juve pun berambisi mematakan kutukan final Liga Champions dua tahun lalu, sekaligus mengukuhkan rekor baru. Juve berpeluang besar menjadi tim kedua di Italia yang sukses meraih treble setelah Internazionale Milano.
Lihat juga:Zidane: Ronaldo Lebih Hebat dari Saya |
Juara Liga Champions merupakan penantian yang cukup panjang bagi klub-klub asal Italia. Ya, sudah tujuh tahun klub-klub dari negara tersebut belum lagi meraih gelar Liga Champions.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil dari Spanyol lah yang mendominasi raihan juara Liga Champions setelah Inter Milan juara hingga musim lalu. Total empat kali trofi diboyong ke negara tersebut.
Lihat juga:FOTO: Suasana Latihan Juve dan Madrid |
Sisanya direbut tim asal Inggris, Chelsea pada 2011-2012 dan klub Jerman Bayern Munich 2012/2013.
Sementara khusus bagi Juve, trofi Liga Champions merupakan penantian yang amat panjang lagi. Juve terakhir kali menjuarai Liga Champions pada musim 1995/1996.
Mereka mengalahkan Ajax Amsterdam melalui drama adu penalti di final setelah imbang 1-1 pada waktu normal dan babak tambahan waktu.
Lihat juga:Sekilas Prediksi Final Juventus vs Madrid |
Dengan demikian, dua puluh tahun lamanya Juventus bersabar menunggu untuk kembali mengangkat Si Kuping Besar. Si Nyonya Tua pun bersiap menjemput takdirnya di Stadion Millenium, Cardiff, Sabtu (3/6) malam waktu setempat menghadapi Los Blancos.