Griezmann Tak Mau Beri Selamat pada Bek Real Madrid
CNN Indonesia
Rabu, 07 Jun 2017 11:29 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann, tak ikut dalam kegembiraan rekan-rekannya di Timnas Perancis yang memberikan ucapan selamat kepada Raphael Varane yang baru saja jadi juara Liga Champions.
Varane yang baru saja tiba di pusat pelatihan Timnas Perancis langsung disambut ucapan selamat dari rekan-rekannya. Bahkan pelatih Timnas Perancis, Didier Deschamps juga turut memberi ucapan selamat pada Varane yang ikut bermain di laga final.
Namun di antara banyaknya para pemain Timnas Perancis yang memberikan ucapan selamat pada Varane, Griezmann memilih untuk tidak melakukannya.
Griezmann berpapasan dengan Varane, namun ia memilih untuk berlalu begitu saja.
Hal yang sama kembali terjadi saat jamuan makan dimulai. Saat Deschamps secara resmi menyambut Varane, tepuk tangan menggema di ruangan itu. Namun Griezmann tak ikut bertepuk tangan saat duduk di kursinya.
Griezmann sendiri memang memiliki kecintaan besar terhadap Atletico Madrid. Meskipun sempat menyatakan keinginan untuk pindah, Griezmann membatalkan rencana itu karena tahu Atletico Madrid akan kesulitan mencari pengganti dirinya lantaran terkena sanksi larangan transfer.
Griezmann sendiri memiliki dendam pada Real Madrid. Pada musim 2015/2016, Atletico kalah lewat adu penalti melawan Real Madrid. Untuk musim 2016/2017, Atletico sendiri tersisih di babak semifinal, lagi-lagi di tangan Real Madrid.
Varane yang baru saja tiba di pusat pelatihan Timnas Perancis langsung disambut ucapan selamat dari rekan-rekannya. Bahkan pelatih Timnas Perancis, Didier Deschamps juga turut memberi ucapan selamat pada Varane yang ikut bermain di laga final.
Lihat juga:Karim Benzema Buka Puasa Bersama di Turki |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama kembali terjadi saat jamuan makan dimulai. Saat Deschamps secara resmi menyambut Varane, tepuk tangan menggema di ruangan itu. Namun Griezmann tak ikut bertepuk tangan saat duduk di kursinya.
Griezmann sendiri memiliki dendam pada Real Madrid. Pada musim 2015/2016, Atletico kalah lewat adu penalti melawan Real Madrid. Untuk musim 2016/2017, Atletico sendiri tersisih di babak semifinal, lagi-lagi di tangan Real Madrid.