Seperti dilansir Euro Sport, Bournemouth menginginkan menggunakan jasa pria berusia 36 tersebut. Namun, Terry menjawab mematok gaji £100 ribu atau setara dengan Rp1,7 miliar per pekan untuk dirinya.
Selain Bournemouth, tim yang menghendaki merekrut Terry yang statusnya bebas transfer itu adalah tim promosi, Brighton and Hove Albion. Namun, seperti dikutip dari London Evening Standard, patokan harga dari Terry tersebut membuat Brighton mengurungkan niatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Dream Team XI Gratisan Usai Juni 2017 |
Sementara itu, saat ini diyakini penghasilan Terry di musim terakhirnya bersama Chelsea telah mengalami penurunan hingga £50 ribu per pekan.
Pada laga terakhir, Terry mendapatkan kehormatan bertubi-tubi dari mulai lapangan hijau hingga dari seluruh stadion Stamford Bridge setelah pertandingan berakhir.
Dia pun mendapatkan ucapan selamat jalan secara resmi dari wakilnya di lapangan hijau, Gary Cahill, mantan pelatih mudanya di akademi Chelsea, serta dari Manajer Chelsea Antonio Conte.
Kehadiran Terry bersamaan dengan momen kebangkitan Chelsea di Liga Inggris. The Blues yang awalnya hanya tim papan tengah dan sulit bersaing di jalur juara, menjelma sebagai penguasa Liga Inggris dan Eropa.
Bersama Didier Drogba, Petr Cech, dan Frank Lampard, Terry merupakan tulang punggung Chelsea dalam kurun waktu satu dekade.