Kekalahan ini membuat PS TNI bertahan di posisi tujuh dengan 15 poin dari 10 pertandingan. Padahal jika bisa mengalahkan Persija, tim didikan Ivan Kolev bakal bisa melesat ke posisi tiga besar.
Mengutip Antara, tuan rumah PS TNI sejak awal berhasil melakukan intimidasi kepada tim tamu. Mereka memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, namun sayang belum berhasil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah ketinggalan satu poin, PS TNI mencoba bangkit dan mencetak gol. Namun mereka tak berhasil menembus pertahanan gawang Persija sampai akhir babak satu.
PS TNI yang ketinggalan dua gol mulai kembali bangkit. Di menit ke-85, mereka mendapatkan penalti setelah pemain belakang Persija Ryuji Utomo dianggap melakukan handball. Sayang, protes pun terjadi, wasit Fariq Hitaba pun harus menyaksikan tayangan ulang dan memutuskan untuk menganulir penalti.
Protes demi protes terkait handball ini dilayangkan, namun sang wasit tetap menganulir penalti. Sampai lima menit jelang pertandingan usai, PS TNI masih belum bisa mencetak gol.
Sampai peluit panjang akhir pertandingan dibunyikan, kedudukan masih 0-2 untuk PS TNI dan Persija.
Berbeda dengan kedudukan PS TNI jika menang pertandingan, kemenangan Persija atas PS TNI ini tidak mengubah posisi mereka. Persija tetap berada di posisi 15 dengan raihan 12 poin dari sembilan pertandingan.