James dan Cavaliers benar-benar kesulitan menghadapi Warriors di final NBA musim ini. Setelah kalah telak di dua gim awal, Cavaliers kehilangan kemenangan yang ada di depan mata karena performa buruk di menit akhir. Cavs pun kalah 113-118.
Berlimpahnya pemain kategori bintang di Warriors membuat Warriors memang lebih dijagokan dibandingkan Cavaliers di final kali ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak akan menuding apakah hal ini adil atau tidak ketika seorang pemain bergabung ke sebuah klub," ujar James seperti dikutip dari Newsday.
"Saya rasa itu bagus untuk liga ini. Lihat saja rating TV dan uang yang beredar. Penggemar menyenangi laga ini. Siapa saya hingga berani mengatakan hal itu adil atau tidak?"
"Bila saya seorang pemilik klub, maka saya pun akan coba merekrut pemain bintang," tutur mantan pemain Miami Heat.
Banyak yang menyebut langkah Durant mirip dengan yang dilakukan James saat ia memutuskan pindah dari Cavaliers ke Heat pada 2010 lalu.
Saat itu James frustrasi karena selalu gagal juara bersama Cavaliers dan memutuskan bermain bersama Dwyane Wade dan Chris Bosh di Heat. Mereka masuk final empat musim beruntun dan menghasilkan dua gelar juara.
Namun James melihat ada perbedaan jelas antara dirinya dengan Durant dalam hal kepindahan ke klub lain.
James datang ke Heat dan berusaha membentuk tim tangguh di sana bersama dengan Wade, Bosh, dan pemain lainnya. Sementara itu Durant datang ke Warriors, tim yang memang sudah kuat dan masuk final NBA dalam dua musim terakhir sebelum diperkuat oleh Durant.