"Percayalah saya dan AJ ingin melihat Tyson Fury balik ke ring, tapi tidak dalam waktu dekat ini. Tyson Fury belum siap secara fisik, banyak yang mesti dia [Fury] selesaikan terkait doping dan mendapatkan lisensinya kembali. Semua itu harus diselesaikan sebelum pertarungannya bergulir," kata Hearn seperti yang dikutip dari Manchester Evening News, Jumat (9/6).
"Kita semua tahu AJ menginginkan pertarungan itu. Saya pikir kesempatan terbaik untuk pertarungan lawan Fury adalah pada April 2018 di Wembley," katanya menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Hearn yakin pertarungan tersebut akan menjadi sebuah pertarungan yang luar biasa antara dua petinju besar.
AJ baru saja berhasil menganvaskan petinju veteran asal Ukrainia, Wladimir Klitschko dalam perebutan gelar juara dunia di Wembley, London, Sabtu (29/4). Sebelumnya, Fury pun sukses mengalahkan Klitschko pada November 2015.
Dalam kesempatan yang berbeda, Fury yakin dirinya dapat mengalahkan Joshua tanpa pertarungan pemanasan melawan petinju lain sebelumnya.
"Gaya bertarung akan berpengaruh dalam pertarungan di ring, tapi saya yakin bisa mengalahkan AJ dengan satu tangan terikat di belakang. Saya bahkan tidak perlu pemanasan dulu. Saya ucapkan selamat kepada AJ sudah melewati masa-masa hidup dan mati melawan orang tua [Klitschko]," ucap Fury.
"Namun mari kita lihat, sayalah juaranya. Nomor satu di divisi [kelas berat]. Hanya ada satu orang petinju hebat di kelas berat dan itu adalah saya. Saya beritahu Anda itu," ucapnya melanjutkan.