Sebelumnya Djadjang telah menyatakan mundur di hadapan manajer Umuh Muchtar dan para pemain usai Persib menelan kekalahan 0-2 dari Bhayangkara di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (4/6).
Lihat juga:Libur Lebaran Liga 1 Diperpanjang |
Keputusan Djadjang dipicu oleh desakan keras segelintir suporter. Namun, Umuh mengaku masih menginginkan pelatih berusia 52 tahun itu bertahan di posisinya. Bahkan para pemain Persib pun membuat petisi agar Djadjang bertahan.
Upaya Umuh dan para penggawa Pangeran Biru membuahkan hasil. Pria yang akrab disapa Djanur itu kembali hadir dalam sesi latihan Persib di GBLA, Jumat (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djanur memang sudah menyatakan mundur secara lisan. Tapi, manajemen belum memberikan jawaban resmi. Ia mengaku terbeban untuk menuntaskan kewajibannya bersama Persib di kompetisi Liga 1 2017.
"Saat ini pengajuan masih belum dicabut dan saya masih menunggu. Tapi, saya akan menjalankan kewajiban saya sambil menunggu keputusan manajemen," tambahnya.
Lihat juga:Milomir Komentari Persib Tanpa Djanur |
Dua kekalahan beruntun yang dialami Persib membuat mereka melorot ke peringkat ke-14 klasemen Liga 1 dan hanya terpaut satu poin dari Persija Jakarta yang berada satu tingkat di bawahnya.
Sementara puncak klasemen masih dihuni PSM Makassar meski baru menelan kekalahan 1-2 dari Semen Padang, Kamis (8/6). Tim berjuluk Juku Eja mengemas nilai 20 atau unggul satu poin dari Madura United yang menguntit di posisi kedua.