Kyrie Irving jadi salah satu pemain paling agresif di pertandingan kali ini dengan mencetak 40 poin. Sementara MVP final musim lalu, LeBron James, pun tampil tak kalah ciamik dalam mendorong kebangkitan timnya. James mencetak 31 poin, 11 assist, dan 10 rebound.
Di kubu Warriors, Kevin Durant menjadi pemain dengan torehan poin tertinggi yaitu 35 poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah mereka juga tak terbendung di quarter kedua dan selalu mempertahankan keunggulan antara 10 hingga 15 poin atas Warriors. Cavaliers pun mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 86-68, yang lagi-lagi merupakan skor tertinggi babak pertama dalam sejarah final NBA.
Di awal quarter tiga, Cavaliers tetap tampil menggebrak dengan tembakan tiga angka beruntun dari Irving dan Kevin Love sehingga mereka unggul hingga 20 poin, 92-72. Warriors sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan jelang akhir quarter ketiga dengan Stephan Curry mencetak tembakan tiga angka, tapi Cavaliers tetap mempertahankan keunggulan dan menutup quarter tiga dengan 115-96.
Ketajaman Cavaliers memang sedikit berkurang di quarter terakhir, tapi mereka tetap bisa terus mempertahankan selisih lebih dari 15 poin sehingga menutup gim dengan skor 137-116.
Cavaliers juga mencetak rekor final NBA lainnya, yaitu jumlah tembakan tiga angka terbanyak yaitu 24 kali dalam satu laga.